ceh
- Hendra Syahputra, demikian nama seorang tokoh LDII yang bertugas
sebagai Sekretaris DPD LDII Provinsi NAD ini. Beliau beberapa waktu
lalu baru saja memenangkan lomba menulis dan photo Capasity Building
di Daerah Konflik, yang diadakan The World Bank, Multi Donor Trush
Fund, Washington DC.
Bapak
yang lahir 32 tahun yang lalu di Bireun tepatnya pada tanggal 24
Oktorber 1976 ini telah memiliki 2 orang anak yaitu putra dan putri
dari sang istri yang berprofesi seorang dokter yaitu dr. Sulamsih Sri
Budini. Sang Istri sedang menyelesaikan pendidikan dokter spesialis
sedangkan Pak Hendra tengah menyelesaikan pendidikan S3 kerjasama
dengan Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Semester 1 di
bidang Economic Development Planning.
Beliau baru saja
memenangkan Writing
and Photo Competition yang
diadakan oleh The
World Bank dan MDF. Washington DC pada
tanggal 24 Maret 2009. Beruntung redaksi berkesempatan untuk
mendapatkan sedikit cerita bagaimana dia mendapatkan pengakuan dari
dunia internasional melalui tulisan dan photo.
"Menulis
dan membaca, sudah saya senangi sejak kecil. Tahun 2000, saya pernah
memenangkan lomba menulis sastra tingkat Nasional, yang
diselenggarakan Kementrian Pendidikan.", demikian menurut beliau
yang juga pernah bekerja di Majalah Gatra Jakarta dan Harian Media
Indonesia Jakarta. Sebetulnya beliau mendapatkan beberapa
penghargaan. Beberapa diantaranya adalah Tahun 1999 pernah
memenangkan lomba membaca sastra Piala HB Jassin tingkat Nasional.
Beranjak semakin dewasa, pada tahun 2002 tulisannya mengenai
pergolakan dan emansipasi perempuan Aceh, memenangkan lomba menulis
dan dijadikan laporan utama, ANU University, Australia, dalam bidang
Perdamaian dan Resolusi Konflik.
Beliau dengan gamblang
menceritakan dengan lugas bagaimana perjalanannya dari awal karir
sehingga mencapai prestasi seperti sekarang.
"Tahun 2003,
tulisan saya tentang Reportase Gerilya Hutan Aceh, juga masuk dalam
Australia Writing. Untuk tahun 2009, yang baru saja terjadi, tulisan
saya tentang "Pembangunan
di daerah bekas konflik Aceh",
sekaligus photo tentang Capacity Building memenangkan writing and
photo competition yang diadakan The World Bank dan MDF. Washington
DC.
Ini adalah sebuah kompetisi tahunan yang di adakan The World
Bank untuk umum. Saya mempersiapkan materi photo dan tilisan dengan
turun ke lapangan selama 3 hari untuk melihat Object nya. Persis hari
terakhir pendaftaran saya mendaftar, Alhamdulilah belum
terlambat. Sebulan kemudian tepatnya Maret Lalu, saya diumumkan
sebagai pemenang nya, bersama 5 pemenang lainnya. Saya tidak
menyangka memenangkan tulisan dan photo ini. Bagi saya photo yang
saya kirimkan sangat biasa. Namun bagi juri mungkin ada uniknya. Ada
pertolongan Allah bagi saya.
Harapan saya, prestasi bisa kita
toreh dimanapun, yang terpenting jangan cepat menyerah untuk mencoba.
Berhasil perlu ketulusan hati untuk berjuang dan berusaha, jangan
cepat lelah dan menyerah."
Demikian apa yang beliau
sampaikan kepada kami. Mudah-mudahan apa yang beliau lakukan akan
memberikan inspirasi kepada kita semua untuk berbuat lebih baik
lagi.reported
by: n3m0